Kamis, 11 Juli 2013

Serahkan yang terbaik untuk kita kepada Allah

setelah lamaaaaa banget gak posting tulisan, kali ini baru sempat nulis lagi... kadang kita merasa sesuatu itu baik bagi kita ttp belum tentu baik oleh Allah.. ato sebaliknya sesuatu itu jelek tapi ternyata baik menurut Allah... membaca kembali tulisan sy di blog ini tulisan sebelumnya... sy ingat dengan semangat sy beberapa tahun lalu dg semboyan tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.. yang sy artikan wirausaha lebih baik dr pegawai.. tp ternyata.. baik dan buruk itu relatif .. atas kehendak Nya sbg seorang PNS sy dipindahtugaskan ketempat yg memang membutuhkan konsentrasi, perhatian, tenaga dan pikiran yang penuh dan tidak bisa untuk di "sambi".. intinya, sebagai pegawaipun sy masih bisa untuk berrmafaat bagi orang banyak... melayani masyarakat dan menikmati profesi sy.... Subhanalah Walhamdulillah.. sekian dulu, besok sambung lagi...

Selasa, 07 September 2010

What's Wrong With Me?

Ada yang nggak bener nih di diriku... tapi apanya ya?? Aku dulu yang biasanya easy going sekarang jadi tegang banget...mikirin hal-hal yang gak penting banget..
Ini puasa hari ke 28 ... 3 hari lagi lebaran.. dan dapet liburan 5 hari..
Moga dengan libur 5 hari kedepan.. semua dapat kembali normal.. Aminn..

Senin, 23 Agustus 2010

ternyata nggak mudah

untuk tetap rajin nulis di blog ternyata nggak mudah...rasa malesnya itu loh yang gak ketulungan....
ampe lupa password loginnya nih...
setahun belakangan ini memang otakku lagi error..muga kedepan bisa focus lagi...

Sabtu, 11 Juli 2009

Outlet sembako kedua telah dibuka

Alhamdulillah puji syukur ke hadhirat Allah SWT, outlet sembako kedua telah mulai buka pada tanggal 3 Juli 2009.
Berbeda dengan yang pertama, outlet kedua ini begitu banyak tantangannya, kalau outlet pertama berada di garasi rumah dan konsumen adalah tetangga sekitar rumah dan kampung sebelah, sedangkan outlet kedua berada jauh dari rumah dan sama sekali nggak ada yang dikenal. Ini juga jadi pengalaman pertama menghadapi konsumen yang belum dikenal.
Selain itu terkendala dalam mencari karyawan untuk menjaga outlet, karena karyawan akan saya percaya 100 % untuk mengelola outlet secara keseluruhan, barang maupun uang, jadi nyari orang yang bisa dipercaya susah juga...
Ada pengalaman pahit yang cukup menarik untuk dijadikan pelajaran bagi saya khususnya dan teman-teman yang jualan...
Baru 1 minggu buka udah ada 2 orang yang mencari kesempatan utnuk berbuat curang, yang pertama mau nukar tabung gas tp yang kosong nggak dibawa, yang isi dibawa dulu baru mo ambil yang kosong utk ditukar kemudian... kalo ini saya nggak boleh
Yang kedua ada pembeli yang belanja dalam jumlah yang banyak.... beras 15 kg, gula 2 kg dan seabrek barang lainnya... setelah semua ditimbang.. dia pamit dulu mo beli beras ketan (dioutletku nggak jual), begitu dia pergi saya cek barang ternyata ada 2 slof rokok yang nggak ada diembatnya.... alhamudulillah dipaksa sedekah nih....
ternyata orang jahat jumlahnya tidak lebih sedikit dibandingkan orang baik ya ?
Intinya positif thinking, prasangka baik tetap harus jalan... tetapi kewaspadaan juga harus dipertahankan...
Kejahatan kadang datang bila ada kesempatan... waspadalah... waspadalah

Rabu, 20 Mei 2009

LoA (resolusi tengah tahun)

Biasanya resolusi dibikin di awal tahun, kalo ditengah ada nggak ya?
Setelah selama ini saya hidup tanpa rencana dan target apapun, sekarang saya akan membuat target yang Insya Allah bisa tercapai....
Target saya saya sangat sederhana, pada tahun 2011 saya punya warung sembako sejumlah 5 outlet dengan omset per outlet sejumlah 25 juta perbulan atau setara 125 juta perbulan.

By the way busway.... saat ini saya baru punya satu outlet dan bulan depan buka outlet yang kedua...

Insya Allah bisa tercapai... mohon doa restu

Sabtu, 02 Mei 2009

Tuhan mencitai kita dengan cara-NYA

Kadang kita bertanya dlm hati & menyalahkan Tuhan,

"Apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?"
atau "kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?"

Here is a wonderful explanation. ..

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan
seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport,
putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.

Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau
mencicipinya, dengan senang hati dia berkata,

"Tentu saja, I love your cake."

"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan. "Yaiks," ujar
anaknya.

"Bagaimana dgn telur mentah ?"

"You're kidding me, Mom."

"Mau coba tepung terigu atau baking soda ?"

"Mom, semua itu menjijikkan. "

Lalu Ibunya menjawab,

"ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per
satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar,
akan menjadi kue yang enak."

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa
Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak
menyenangkan. tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu
per satu sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi
sempurna tepat pada waktunya.

Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan
hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim
semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia
akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di
setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.


sumber:Anonymous

Kamis, 23 April 2009

Sedekah, Sedekah dan Sedekah

Kemarin saya dipaksa “sedekah” oleh Yang Diatas. Uang hasil kerja keras seharian sejumlah ratusan ribu rupiah yang udah disimpen di kamar dan didalam toples mendadak ilang….
Kesimpulan saya, mungkin selama ini saya kurang sedekah, sehingga harus dipaksa “sedekah” oleh Yang Maha Punya.
So, sudahkah kita bersedekah hari ini secara ikhlas ? Sedekahlah sebelum dipaksa oleh yang punya.

Rabu, 25 Februari 2009

Tak selamanya selingkuh itu indah

Setelah lama nggak posting hari ini kepingin posting lagi. Bukan tentang peluang bukan tentang bisnis tapi tentang selingkuh, kenapa kok nulis selingkuh ? Karena selama ini selaku PNS saya melihat banyak sekali oknum PNS yang selingkuh baik itu dari kalangan guru pendidik ataupun dari kalangan birokrat lainnya. Saya tidak ingin membahas tentang PNS nya tapi ingin menulis lebih luas lagi tentang selingkuh dalam konteks pasangan suami istri (bukan pacaran).
Apa toh selingkuh itu ?
Saya hanya orang awam yang nggak tahu dan ndak nggak pernah baca arti selingkuh yang benar tapi setahu saya selingkuh itu adalah perbuatan curang, tidak jujur dengan tujuan mencari kepuasan sesaat lahir dan/atau batin selain dengan pasangan resminya.

Kalo menurut saya jenis selingkuh dapat dibedakan menjadi 3 tiga macam :
1. Selingkuh hati
Selingkuh ini terjadi ketika seorang suami / istri merasa suka dengan lawan jenis selain pasangannya. Bisa jadi ini saling menyukai antara laki dan perempuan atau juga hanya salah satu saja yang suka sedangkan yang lainnya ndak suka (bertepuk sebelah tangan). Ini masuk kategori selingkuh karena hatinya sudah mendua tidak lagi tertuju pada pasangan.
2. Selingkuh fisik
Selingkuh ini terjadi bagi orang yang suka mencari kepuasan sex semata. Bisa jadi hanya one night stand, jajan atau apapun sebutannya yang pada intinya terjadi hubungan intim antara laki dan perempuan yang bukan pasangannya tanpa disertai perasaan saling suka, jadi sifatnya bisa bisnis transaksional atau “just for a while fun” saja
3. Selingkuh hati + fisik
Selingkuh jenis ini yang paling berbahaya (dua diatas juga bahaya) karena selingkuh kategori ketiga ini selain saling suka juga terjadi hubungan fisik. Karena mereka mengatasnamakan cinta biasanya mereka bertemu tidak hanya sekali dua kali saja, tetapi sering. Dan kadang selingkuh ini yang bikin sebuah keluarga yang dulunya harmonis menjadi berantakan.

Apa yang bikin orang bisa selingkuh ?
Ada banyak hal yang bisa bikin orang untuk selingkuh dari pasangan resminya, tapi menurut saya bisa disederhanakan menjadi dua saja yaitu :
1.Iseng
Sebuah perselingkuhan bisa jadi diawali dari sebuah keisengan kecil saja, entah itu karena pingin coba sesuatu yang baru (fisik) ataupun karena setiap hari ketemu sering menggoda. Walaupun pada awalnya iseng saja apabila tidak hati hati pada suatu saat bisa saja orang merasa saling suka dan tanpa disadari mereka sudah masuk dalam kategori selingkuh (dimulai dari hati dan kemudian fisik), dan ketika mereka sadar semuanya sudah terlambat.
2.Hobby
Kalo yang jenis ini jangan ditanya, memang dari sononya sudah punya niat dan bakat untuk selingkuh. Orang kayak gini nggak akan pernah puas selingkuh 2, 3, 4 10 kali. Pokoknya setiap ada peluang …sikat.

Tip agar terhindar dari selingkuh :
1.Perbanyak mendekatkan diri kepada Allah SWT,
2.Jangan pernah membandingkan kekurangan pasangan dengan kelebihan orang lain. Tak selamanya rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri.
3.Jangan pernah iseng sama orang yang bukan pasangan;
4.Apalagi ya ? ada yang mo nambahin ?

Selasa, 10 Februari 2009

Selingkuh itu (keliatannya) indah

Ini ada tulisan dari DCH-Canada saya Copas dari Koki, buat yang belum selingkuh, mau selingkuh, sudah selingkuh, pingin tobat, bisa jadi bacaan yang menarik

Kekasih, hatiku penuh diliputi bermacam rasa, bahagia, senang, sedih, sakit bercampur semua.

Rasa bahagia karena kebersamaan kita, bahagia akan cinta yang tumbuh diantara kita.

Rasa senang disaat jalan berdua denganmu, walaupun hanya sesaat dalam pelukanmu.

Rasa sedih karena harus membohongi suamiku, sedih karena mengkhianati janji perkawinanku.

Rasa sakit karena aku merasa kotor, sakit karena efek dari aneka rasa yang kurasakan bersamaan akhirnya membuatku sakit.

Kekasih, di saat bersamamu, disaat dunia serasa hanya milik kita berdua, disaat kita sedang mereguk nikmatnya asmara, kenikmatan andrenalin yang berpacu, kenikmatan surgawi dibumi, disaat itu tetap terlintas nyeri, terlintas takut akankah semua ini akan cepat berakhir, akankan suamiku ataupun istrimu memergoki, akankah terbongkar rahasia sesat kita ini, akankah, akankah, 100 lagi akankah...

Bahkan deringan telepon genggam memberiku sejuta sensasi. Saat di rumah deringan telepon genggamku membuatku kaku, membuatku girang tapi bingung. Ingin ku lontarkan kata-kata termesra yang ada didunia, tapi itu tak mungkin karena ketakutan melandaku. Di saat aku bersamamu, deringan telepon ditelepon genggamku membuatku juga kaku, membuatku takut tapi berusaha tenang. Sehingga dapat melontarkan serangkaian kata-kata bohong busuk untuk suami yang tak tahu apa apa.

Kekasih, di saat aku ada di samping suamiku, bayang bayangmu selalu mengikuti. Wajahmu ada dipiring makanku, dimeja makanku, didalam sayur yang sedang kuaduk, asyik berayun di chandelierku, asyik nongkrong disofa ruang tamu, didalam selimutku, sampai kedalam mimpiku.

Sebelum tidur berkelebat dengan sangat semua hal-hal indah yang sudah kita lakukan. Keindahan kata-kata mesra sewaktu kau mencumbuku, keindahan tatap bening matamu yang menghujam langsung kehatiku, keindahan gerakanmu disaat dirimu memasuki tubuhku, disaat tubuh kita bersama bergerak seirama penuh nafsu.

Tahukah dirimu kekasihku. Suamiku nggak pernah tahu kalau aku selalu mengkhayalkanmu, memfantasikanmu menggantikan suamiku. Disaat dirinya mencumbuku, disaat dirinya memasuki tubuhku, kuberikan senyum cinta karena saat itu ku mengkhayalkan bahwa kau yang melakukan itu padaku kekasihku, bahwa tubuhnya adalah tubuhmu, mata yang kuberikan senyum penuh cinta adalah matamu.

Aku tahu kekasih, dirimupun mengalami hal yang sama denganku. Kita merasakan sensasi semua rasa bersamaan, dan efek dari semua rasa yang bersamaan itu adalah sakit. Sakit yang enak, ah apalah pula ini. Sakit tapi bahagia...ah lebih kacau lagi.

Mengapa semua ini terjadi, mengapa kita bertemu diwaktu yang salah. Mengapa cinta tumbuh diantara kita. Dan mengapa kita semakin terbenam didalamnya. Semakin terbelit lingkaran dosa.

Cinta tidak salah, tapi cinta kita salah. Cinta itu hal terindah, tapi cinta indah kita salah.

Apakah karena semakin lama umur pernikahan kita masing-masing, membuat kita merasa terjebak didalam rutinitasnya. Didalam kebosanannya sehingga kita kehilangan greget rasa.

Atau apakah karena kumerasa ada yang kurang dalam rumah tanggaku.

Ataukah karena memang pesonamu, daya tarikmu, kebaikanmu, perhatianmu sehingga diriku nyaman dijatuhi cintamu.

Ataukah hanya karena memang cinta. Simply cinta yang tiba-tiba muncul diantara kita berdua. Tanpa embel-embel kenapa dan bagaimana.

Kekasih, sebenarnya diriku pun ingin tahu, apakah yang membuatmu melakukan hal ini bersamaku.

Apakah karena puber keduamu, apakah karena sudah berubahnya wajah istrimu dikarenakan waktu, apakah karena kau mempunyai masalah lain dalam rumah tanggamu yang nggak mau kau ceritakan padaku.

Ataukah hanya karena memang cinta. Simply cinta yang tiba-tiba muncul diantara kita berdua. Tanpa embel-embel kenapa dan bagaimana.

Seandainya cinta itu seperti virus flu. Ku takkan merasa seperti ini. Biarlah virus cinta ini akan pergi dengan sendirinya. Menghujam kedalam badanku, membuatku panas dingin, tapi sesaat kemudian berlalu. Tanpa meninggalkan kesan terkadang malah tanpa kusadari.

Tapi rupanya cinta itu sejenis virus HIV. Datang pelan tak kusadari, tiba-tiba sudah didalam tubuhku berakar kesana kemari. Sekali ada susah untuk diobati.
Cinta tidak salah, tapi cinta kita salah. Cinta itu hal terindah, tapi cinta indah kita salah.

Duh kekasih sampai kapan kita harus begini, sampai kapan keruwetan rasa ini akan kita hadapi, sampai kapan kebahagiaan semu yang menyakitkan ini kita jalani.
Apakah yang harus kita lakukan kekasih? apakah kita akan terus begini? apakah kebahagian diatas penipuan ini akan abadi?

Kubelum menemukan jawabannya sampai saat ini. Ini yang membuatku uring-uringan tak terperi. Membuatku duduk tapi serasa berdiri.

Note :

Sepenggal coretan diatas saya tujukan khusus buat salah satu teman yang lagi bingung kesamber asmara (untung nggak kesamber geledek hehe..). Neng guelis sadar neng sadar... ayo back to reality. Atau mungkin harus disabetin daun kelor, kali aja kesambet jin cinta nih. Diriku nggak bisa ngasih solusi, sekiranya dirimu yang akan memutuskannya sendiri.

Dan juga cerita diatas saya tujukan buat kokiers yang sedang asyik berselingkuh. Selingkuh itu indah (sebelum ketahuan maksudnya) jadi pikirkan 3, 15, 27, 209 kali sebelum terlanjur kecebur didalamnya. Dan juga buat kokiers lain yang belum berselingkuh. Semoga nggak malahan jadi ngikut berselingkuh. Semoga dan semoga.

Rabu, 15 Oktober 2008

Sarang Walet

Setelah lama nggak posting, ini saya posting satu lagi peluang bisnis yang saya sampai kelupaan. Bapak saya menekuni bisnis sarang walet walaupun masih lokalan di daerah Jogja dan Jateng, mungkin ada pembaca yang juga menekuni bisnis yang sama bisa untuk saling bertukar informasi dan kerjasama.
Kebetulan dirumah ada contoh sarang yang saya foto pake HP seperti berikut :

Jumat, 19 September 2008

Plester Gypsum / Textile Gypsum



Hari ini saya dapet kiriman dari temen di Jakarta, sebuah paket sample Plester gypsum. Kegunaan Plester ini adalah untuk menutup sela atau nat antar gypsum pada plafon rumah sehingga tidak ada celah pada plafon, dengan spesifikasi lebar lk 2,5 cm dan panjang lk 50 cm dengan harga Rp. 5.900. Temen saya tersebut menantang saya untuk menjual di Jogja, karena pasar tersebut relatif terbatas dan hanya tukang gypsum atau toko besi aja yang butuh.
Moga saya bisa menjawab tantangan tersebut, Insya Allah saya "BISA" kalo orang jualan racun tikus aja bisa masak saya nggak bisa sih.... bulan depan saya bisa jual 500 rol sebagai permulaan, Insya Allah.

Rabu, 17 September 2008

Kaos anak bergambar tradisional

Satu lagi kaos bikinan dari Jogja yang cukup unik untuk dimiliki dan dipakai oleh anak anak, agar tetap tahu tradisi dan mainan pada masa sebelumnya. Kaos bikinan "Megatruh" ini mengusung gambar yang berbau tradisional, ada anak "ngguyang" (mandiin) kerbau/sapi, lompat tali (yeye), gasing dan masih banyak lagi.
Kaos ini dibuat dari katun yang cukup tebal dengan harga yang relatif murah, cuman 35.000 rupiah per potong, terdiri dari ukuran M (3-4th), L (4-5 th), XL(5-6 th).
Kalo ada yang mo pesen bisa hubungi saya deh, ntar saya kirim.





Sabtu, 13 September 2008

Belajar dari penjual racun tikus

Sebagai karyawan (comfort zone) kadang saya merasa sulit ketika akan belajar untuk memulai usaha, ketika mau jadi reseller selimut jepang dan ngobrol dengan temen2 sesama karyawan, bukan dukungan yang didapat tetapi malah pertanyaan yang membikin semakin ragu untuk “take action”. Pertanyaannya adalah “ yang mo beli siapa? “ karena semua orang pasti sudah punya dan selimut bukan merupakan kebutuhan pokok yang dibeli setiap setahun atau dua tahun sekali. Dengan adanya pertanyaan seperti itu kadang selalu membikin kita ragu untuk memulai usaha, apapun bentuknya (apalagi bagi karyawan seperti saya).

Tetapi ada satu pelajaran sepele yang bisa saya ambil dari seorang penjual racun tikus. Setiap pulang kerja setiap hari saya selalu melihat seorang anak muda yang jualan racun tikus diatas sepeda motornya. Dengan kisaran harga 12 ribuan mungkin satu biji bisa untung 3-4 ribu. Saya yakin penjual tersebut tidak peduli dengan pertanyaan seperti temen saya “siapa yang mo beli racun tikus?”
Memang ada tikus yang mau bunuh diri ? Tidak semua orang butuh racun tikus, bahkan saya yakin banyak diantara kita yang bahkan belum pernah mendengar atau lihat wujudnya. So, sapa yang mo beli racun tikus ? tuh kan pertanyaannya sama.

Tapi pelajaran yang bisa saya ambil adalah penjual tersebut “take action” dulu nggak usah dipelajari masalah strategy, demand dan lain-lainnya. Dan nyatanya udah berbulan-bulan dia masih “survive” dan tetap jualan di tempat tersebut, berarti dengan jualan racun tikus tersebut yang kayaknya nggak ada konsumen sama sekali dia bisa membuktikan bahwa “take action miracle happen” walaupun “just little miracle”.

Lalu apalagi yang menjadi hambatan kita untuk memulai usaha ? Ayo segeralah mulai berusaha dan tunggu keajaiban yang akan (pasti) menghampiri kita .

Senin, 08 September 2008

Wasiat Untuk Umat Muslim

Postingan telah dihapus karena ada pencerahan "Ahma Lutfi" Tengkyu

Senin, 25 Agustus 2008

Strategi Pemasaran Bakpia Pathuk

Bakpia Pathuk adalah salah satu alternatif oleh-oleh yang khas dari Jogja (selain gudeg dan kenangannya lho) Kalo Bapak Ibu yang dari luar jogja pernah jalan-jalan ke Malioboro ataupun ke Pasar Beringharjo atau ke Kraton pasti pernah ditawari oleh abang becak atau andong dengan kalimat "Bakphia Pathuk ongkosnya seribu" padahal kalo ongkos normal paling tidak seharga duaribu limaratus.
Mengapa para tukang becak dan tukang andong mau mengantar cuman dengan beaya 1000 rupiah ? Rahasianya ternyata karena mereka secara langsung ataupun tidak langsung telah menjadi garda depan dalam penjualan Bakpia Pathuk (khususnya Bakpia Pathuk 25).
Dalam persaingan penjualan Bakpia Pathuk yang begitu ketat (sepanjang jalan KS Tubun kurang lebih 800 m hampir semua jualan Bakpia)ada sebuah merek Bakpia yaitu Bakpia 25 yang bertempat di Pasar Pathuk yang punya strategi pemasaran yang cukup jitu. Setiap ada kendaraan umum yang mengantar penumpang (becak, andong, taksi atau bis) untuk belanja Bakpia 25 akan diberikan komisi sebesar kurang lebih 2000 rupiah per dus isi 20 biji. Jadi kalo penumpangnya belanja 5 dus maka bonusnya paling tidak 10 ribu rupiah, lumayan kan ? Makanya mereka berani menekan ongkos becaknya cuman seribu rupiah. Dan hal tersebut telah menjadi rahasia umum para abang-abang becak sehingga kalo ada pembeli yang minta diantar untuk beli Bakpia pasti mereka akan langsung mengantar ke Bakpia Pathuk 25. Win-win Situation yah ?

Sabtu, 23 Agustus 2008

Beli rumah tanpa keluar uang ??!!

Saya yakin kita sering melihat, membaca atau mendengar kalimat seperti pada judul diatas, atau ada yang belum pernah mendengar sama sekali ? Kalimat itu sering di kemukakan oleh para investor ataupun motivator seperti Robert Kiyosaki ataupun James kalo di Indonesia yang telah berhasil membeli properti seharga milyaran tanpa keluar uang malah dapat cashback.
Saya juga sangat yakin banyak yang membantah atau bahkan mencibir hal tersebut, karena dianggap sesuatu yang mustahil. Tapi bagi yang mau belajar ternyata sesuatu yang kelihatan nya mustahil akan menjadi sesuatu yang wajar apabila kita tahu rahasianya. Dan rahasia tersebut telah dibahas secara cukup detail oleh Pak Budi Rahmat. Mereka telah berhasil untuk membeli rumah tanpa keluar uang dengan nilai ratusan juta ataupun milyaran yang masih sulit diterima akal sehat dan normal (maaf bukan berarti yang bisa menerima itu tidak sehat dan tidak normal lho).
Saya ingin memberikan sebuah contoh sederhana yang telah saya praktekkan.
Ketika saya pingin punya rumah tapi tabungan nggak mencukupi, maka pilihan yang paling mungkin adalah utang di bank. Agar rumah yang akan dibangun tidak menjadi liabiliti maka harus ada rencana cerdas untuk mengantisipasinya. Pilihannya adalah rumah sekaligus tempat usaha. Saya kemudian mengajukan utang senilai 35 juta dengan lama kredit 8 tahun dengan angsuran 730 ribu perbulan (alhamdulillah saya PNS jadi lebih mudah untuk nyari utang). Dengan prinsip "asal rumah bisa ditempati" dengan dana tersebut dan tambahan dari sedikit tabungan maka jadilah rumah seperti ini

Agar rumah tersebut berubah menjadi asset maka dari awal sudah saya konsep sebuah warung untuk jualan. Dan alhamdulillah dari warung tersebut saat ini telah memberikan income yang lebih dari cukup untuk membayar angsuran ke bank sebesar 730 ribu rupiah per bulan. Artinya saya bikin rumah dengan bantuan pinjaman dari bank dan konsumen yang membayar cicilannya bahkan saya masih dapat sisa uang lebih. Cukup sederhana kan ? Dan saya yakin konsep semacam itu yang diterapkan oleh orang-orang yang percaya dengan "beli rumah tanpa keluar duit" hanya dalam skala dan volume yang berbeda2 tergantung kemampuan masing-masing, ada yang ribuan, jutaan, bahkan milyaran.

Selasa, 12 Agustus 2008

TDA, TDB or Both ?

Membaca tulisan teman-teman yang sudah full TDA terkadang kepingin juga jadi seperti mereka. Tapi kalo mo ninggalin dunia TDB sayang juga. Kalo nyambi (amphibi) enak juga ya, tapi memang nggak bisa maksimal, kerja dikantor cuman mikirin usaha melulu, jualan jadi nggak maksimal karena cuman nyuri-nyuri waktu di kantor. So what I should do?
Pengalaman adalah guru yang paling baik tapi akan lebih baik kalo kita bisa menggunakan pengalaman orang lain untuk merencanakan langkah-langkah kita agar tidak sampai “jatuh” dan menyesali keputusan yang akan kita ambil.
Makanya ini adalah taraf pembelajaran bagi saya untuk belajar dari pengalaman teman-teman blogger supaya saya bisa memutuskan yang terbaik. Let it flows….. belajar lagi ahhh

Selasa, 05 Agustus 2008

Kambing PE (Peranakan Etawa)

Kebetulan saya punya tetangga yang terbilang cukup ulet juga dia bisa “from nothing to something”. Usia sebaya dengan saya, dia cenderung senang dengan peternakan, dulu pernah piara ayam, sapi dan terakhir kambing. Semangatnya yang luar biasa membuat dia tidak pernah berhenti belajar. Begitu juga dengan kambing, dia belajar baik dengan membaca buku maupun berteman dengan orang-orang yang telah lama piara kambing. Kambing yang dipiara bukan kambing biasa tp kambing PE (Peranakan Etawa) yang harganya cukup mahal dan biasa utk dilombakan penampilannya. Setelah cukup lama dan berpengalaman dia berani mulai tampil dalam lomba ternyata ada beberapa kambingnya yang menang lomba tingkat Kabupaten dan mewakili sampai ke Lampung. Harga kambing PE yang pernah menang lomba ternyata bisa sampai puluhan juta rupiah. Pernah ada yang ditawar 25 juta rupiah tapi blm dikasih….

Sabtu, 02 Agustus 2008

Blog Walking

Luarr Biasaaa.
Hanya itu yang dapat terucap saat ini. Saya sudah berhadapan setiap hari dengan internet lebih kurang selama 5 tahun gratis (fasilitas kantor/TDB) tetapi baru ngeh dengan yang namanya blog sekitar 3 bulan ini (agak gaptek juga nih).
Dan sekarang lagi belajar ngeblog dan suka blogwalking...
Luar biasa ilmu yang saya dapat dengan blogwalking, selain nambah teman, juga nambah ilmu yang belum pernah didapet di sekolahan dulu... yang semuanya applied dan tidak sebatas teori.
Terima kasih kepada teman-teman yang telah sharing ilmu dan pengalamannya, moga menjadi berkah dan amal baik bagi kita semua.... Amin

Senin, 28 Juli 2008

Ketemu Teman Lama

Hari Sabtu kemarin saya ketemu teman yang sudah cukup lama tidak ketemu kira-kira 10 tahun, setelah berbasa-basi kami ngobrol masalah usaha yang kini digeluti. Dia sekarang sudah menjadi jutawan muda, ketika saya tanya tentang bisnisnya sekarang, dia bercerita telah memiliki 4 counter penjualan HP dan pulsa dengan rata-rata penjualan 400 transaksi per harinya (keuntungan 1000 rupiah per transaksi) atau setara dengan 12 juta perbulan (keuntungan bukan omset). Dia juga punya usaha swalayan dengan omset 6 juta perhari atau setara 180 juta per bulan, dengan asumsi keuntungan 10 persen, berarti dia mengantongi laba sebesar 18 juta per bulan dari toko swalayannya dan 12 juta dari counter pulsanya (=30 juta per bulan). Luar biasaaa.... untuk ukuran saya.
Bagaimana dengan saya ? Dengan tetap bersyukur kepada Allah, saya masih terima gaji sebagai karyawan, dan juga ada warung kelontong di rumah juga nyambi jualan selimut jepang yang juga lumayan hasilnya, walupun belum nyampe jutaan rupiah. Pertanyaannya kalo temen saya bisa kenapa saya nggak ? If you think you can, you can. Kata bang Roni "Take Inspired Action Miracle Happen, No Inspired Action Nothing Happen".